Senin, 30 Desember 2013

MEDIA AUDIO VISUAL

MEDIA AUDIO VISUAL
PENGERTIAN MEDIA AUDIO VISUAL
Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar, maksudnya sebagai perantara atau alat menyampa
Audio visual adalah media instruksional modern yang sesuai dengan perkembangan zaman (kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi), meliputi media yang dapat dilihat dan didengar” (Rohani, 1997: 97-98).
 Media audio visual adalah merupakan media perantara atau penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.ikan sesuatu” (Salahudin,1986: 3)
A.    Bentuk-Bentuk Media Audio Visual
1.    Media audio visual gerak contoh, televisi, video tape, film dan media audio pada umumnaya seperti kaset program, piringan, dan sebagainya.
2.    Media audio visual diam contoh, filmastip bersuara, slide bersuara, komik dengan suara.
3.    Media audio semi gerak contoh, telewriter, mose, dan media board.
4.    Media visual gerak contoh, film bisu
5.    Media visual diam contoh microfon, gambar, dan grafis, peta globe, bagan,
6.    Media seni gerak
7.    Media audio contoh, radio, telepon, tape, disk dan sebagainya
8.    Media cetak contoh, televisi (Soedjarwono, 1997: 175).
B.    Jenis media Audio Visual
Jenis media audiovisual dibagi dua  yaitu menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2007:124)
1.    Audiovisual diam, yaitu media yang menampilkan suara dan gambar seperti bingkai suara ( sound slide).
Sound slide adalah suatu film berukuran 35 mm, yang biasanya dibungkus bingkai berukuran 2×2 inci tersebut dari karton atau plastik. Sebagai suatu program film bingkai sangat bervariasi. Panjang pendek film bingkai tergantung pada tujuan yang ingin dicapai dan materi yang ingin disajikan. Ada program yang selesai dalam satu menit, tapi ada pula yang hingga satu jam atau lebih. Namun yang lazim, satu film bingkai bersuara (sound slide) lamanya berkisar antara 10-30 menit.
1.    Audiovisual gerak yaitu media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar bergerak seperti film dan video.
Film dan video adalah merupakan gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame di mana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga pada layar terlihat gambar hidup. Film bergerak dengan cepat dan bergantian sehingga memberikan visual yang continue, sama halnya dengan film, video dapat menggambarkan suatu obek yang bergerak bersama-sama dengan suara alamih atau suara yang sesuai. Kemampuan film dan visio melukiskan gambar hidup dan suara memberinya daya tarik tersendiri. Kedua jenis media ini pada umumnya digunakan untuk tujuan-tujuan hiburan, dokumentasi dan pendidikan. Mereka dapat menyajikan informasi, memaparkan proses, menjelaskan konsep-konsep yang rumit, mengjarkan ketermpilan, menyingkat atau memperpanjang waktu, dan mempengaruhi sikap.
C.    Manfaat Media Audio Visual
Bahan – bahan audio visual dapat memberikan banyak manfaat asalkan guru berperan aktif dalam proses pembelajaran. Hubungan guru dan siswa tetap merupakan elemen paling penting dalam system pendidikan modern saaat ini, guru harus hadir untuk menyajikan materi dengan bantuan media agar manfaatt dapat terealisasi. Adapun dampak positif/manfaat yang diberikan oleh teknologi pada dunia pendidikan yakni perkembangan teknologi dalam hal ini perkembangan media pembelajaran yang lebih spesifiknya lagi yakni media audiovisual menurut Dale (dalam Azhar Arsyad. :2010 :23-24)
1.    Meningkatkan rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas,
2.    Membuahkan perubahan prilaku signifikan tingkahlaku siswa,
3.    Menunjukan hubungan antara mata pelajaran dan kebutuhan dan minat siswa dengan meningkatnya motivasi belajar siswa,
4.    Membawa kesegaran dan variasi bagi pengalaman belajar siswa,
5.    Membuat hasil belajar lebih bermakna bagi berbagai kemampuan siswa,
6.    Mendorong pemanfaatan yang bermakna dari mata pelajaran dengan jalan melibatkan imajinasi dan partisipasi aktif.aktif,
7.    Memberikan umpan balik yang diperlukan yang dapat membantu siswa menemukan seberapa banyak materi yang telah mereka pelajari
8.    Melengkapai pengalaman yang kaya dengan pengalaman itu konsep-konsep bermakna dapat dikembangkan
9.    Memperluas wawasan dan pengalaman siswa yang mencerminkan pembelajaran yang nonverbalistik
10.    Meyakinkan diri bahwa urutan dan kejelasan pikiran yang siswa butuhkan  jika mereka membangun struktur konsep dan system gagasan yang bermakna.
D.    Manfaat Media Audio Visual Menurut Rahardjo
1.    Dapat membantu peserta didik dalam memahami sebuah materi atau ilmu.
2.    Peserta didik akan lebih berkonsentrasi dan berimplikasi pada pemahaman peserta didik itu sendiri karena alat pendengaran dan penglihatan digunakan secara bersamaan sehingga membutuhkan konsentrasi yang besar.
3.    Begitu pula pada pendidik, akan lebih mudah menyampaikan materi atau bahan ajar kepada murid,
4.    Lebih mudah mengondisikan kelas dengan cara menarik perhatian murid selain hal tersebut,
5.    Waktu yang dibutuhkan saat memberikan bahan ajar pun akan lebih efisien dan dapat menjadikan pendidik yang inovatif dan kreatif karena dapat berkreasi dengan media tersebut.
E.    Contoh Gambar Audio Visual
A.   




B.











F.    Kelebihan Media Audio Visual Menurut Para Ahli
Kelebihan Media Audio , Sadiman  ( 2005 : 50 ) , adalah :
•      Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada TV.
•    Sifatnya mudah untuk dipindahkan.
•     Dapat digunakan bersama – sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali.
•    Dapat merangsang partisifasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
•     Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, menggambar musik dan bahasa
Kelebihan lainnya dari Media Audio, Sadiman  ( 2005 : 51 ) , yaitu :
•      Dapat menggantikan Guru dengan lebih baik, misalnya menghadirkan ahli dibidang – bidang tertentu, sehingga kelemahan guru dalam mengajar  tergantikan.              
•      Pelajaran lewat radio bisa lebih bermutu baik dari segi ilmiah maupun metodis. Ini mengingat Guru kita terkadang jarang mempunyai waktu yang luang dan sumber untuk mengadakan penelitian.
•      Dapat menyajikan laporan seketika, karena biasanya siaran – siaran yang aktual itu dapat memberikan kesegaran pada sebagian besar topik.
•      Dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu.
            Kelebihan Media Audio, Arsyad ( 2003 : 45 ) , adalah :
•      Merupakan  peralatan   yang     sangat   murah   dan  lumrah  sehingga   mudah  dijangkau oleh masyarakat.
•    Rekaman  dapat  digandakan  untuk keperluan  perorangan sehingga  isi  pesan dapat berada di tempat secara bersamaan.
•      Merekam     peristiwa    atau    isi    pelajaran     untuk   digunakan     kemudian.
•      Rekaman dapat digunakan sendiri sebagai alat diagnosis guna untuk membantu meningkatkan       keterampilan        membaca,    mengaji        dan     berpidato.
•      Dalam pengoperasiannya relatif sangat mudah.       

G.    Kelemahan Media Audio Visual  Menurut para Ahli                         
Kekurangan Media Audio
   Kekurangan Media Audio, Arsyad( 2003 : 46 ) , adalah :
•    Dalam suatu rekaman sulit menemukan lokasi suatu pesan atau informasi, jika pesan atau informasi tersebut berada ditengah – tengah pita, apalagi jika radio, tape tidak memiliki angka – angka penentuan putaran.
•    Kecepatan rekaman dan pengaturan trek yang bermacam – macam menimbulkan kesulitan untuk memainkan kembali rekaman yang direkam pada suatu mesin perekam yang berbeda.
Sedangkan menurut Rivai ( 2005 : 131 ) penggunaan Media Audio dalam dunia  pengajaran memiliki kekurangan antara lain :
•     Memerlukan suatu pemusatan pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar khusus.
•    Media Audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal – hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual.
•     Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan  pembendaharaan kata – kata  atau  bahasa,  serta  susunan  kalimat.
•    Media  ini hanya  akan  mampu  melayani  secara  baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
•    Penampilan melalui ungkapan perasaan atau symbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman  analog tersebut pada si penerima. Bila   tidak bisa maka akan terjadi  kesalah pahaman.
H.    Kelebihan Media Audio 
Kelebihan
1.      Dalam hal penyampaian informasi atau berita lebih cepat bahkan bisa saat itu juga.
2.    Media ini dapat dinikmati sambil melakukan aktifitas yang lainnya. Jadi pendengar tidak harus memantau di depan radio, tetapi bisa menemani aktifitas ini di mana pun.
3.      Biaya produksi ataupun biaya yang diperlukan  untuk mendengarkan relatif murah.Bahkan bisa di dengar tanpa menggunakan listrik tetapi menggunakan baterai(radio).
4.    Pendengar yang kesulitan membaca/melihat bisa memahami pembelajaran dengan mudah dengan disampaikan oleh media audio.
5.    Bahasa yang digunakan bersifat bahasa tutur, jadi mudah dimengerti oleh pendengarnya.
6.     Media audio dapat mencangkup audiens yang banyak dan ruangan yang luas.
7.    Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, mendengarkan musik dan bahasa.
8.     Dapat digunakan bersama – sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali.

I.    Kekurangan Media Audio
Kekurangan
1.      Informasi yang disampaikan hanya sekilas dan tidak bisa diulang, jadi pendengar tidak bisa mengerti secara detail tentang berita yang disampaikan, karena memang bahasanya sederhana dan tidak didukung oleh visualisasi. Pendengar hanya bisa membayangkan saja.
2.     Jika audiens mengalami kesulitan mendengar (kerusakan pada alat pendengaran). Akan sangat sulit menerima pembelajaran.
3.      Jika siswa/audiens memiliki gaya belajar visual dan kinestetik akan sulit menerima pembelajaran dengan menggunakan media audio.

J.    Kelebihan Media Visual
1.    Lebih menarik karena ada gambar, sehingga memberikan pengalaman nyata untuk siswa.
2.      Lebih mudah mengingat dengan visual peta konsep, maid mapping dan singkatan.
3.      Media visual dapat memperlancar pemahaman (misalnya melalui elaborasi struktur dan organisasi) dan memperkuat ingatan siswa.
4.      Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata.

K.    Kekurangan Media Visual
1. Akan terjadi kesulitan jika siswa mengalami masalah pada indra penglihatannya.
2. Siswa tidak akan memahami gambar jika gambar tidak jelas atau tidak sama dengan bentuk nyatanya.
3. Tidak dapat melayani siswa dengan gaya belajar auditif dan kinestetik.
4. Membutuhkan waktu yang lama untuk membuat gambar dan ketrampilan khusus menyajikan gambar sesuai wujud aslinya.

L.    Kelebihan dan Kekurangan Media Audio Visual Secara Umum

Kelebihan
1.  Lebih efektif dalam menerima pembelajaran karena dapat melayani gaya bahasa siswa auditif maupun visual
2.   Dapat memberikan pengalaman nyata lebih dari yang disampaikan media audio maupun visual.
3.  Siswa akan lebih cepat mengerti karena mendengarkan disertai melihat langsung, sehingga tidak hanya membayangkan.
4.  Lebih menarik dan menyenangkan menggunakan media audio visual.
Kekurangan
1. Pembuatan media audio visual memerlukan waktu yang lama, karena memadukan 2 elemen yakni audio dan visual.
2. Membutuhkan ketrampilan dan ketelitian dalam pembuatannya
3. Biaya yang digunakan dalam pembuatan media audio visual cukup mahal.
4. Jika tidak terdapat piranti pembuatannya akan sulit untuk membuatnya(terbentur alat pembuatannya).
























DAFTAR PUSTAKA


Arsyad, Azhar. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Grafindo Persada. 2003
Asnawir dan M. Basyiruddin Usman. Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Pers. 2002
Djaramah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT.Rineka Cipta. 2010
Sadiman, Arif S. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers. 1996
Sudjana, Nana. Media Pengajaran. Surabaya: Pustaka Dua. 1978
Suprijanto.  Pendidikan Orang Dewasa. Jakarta: PT.Bumi Aksara. 2005
Syukur NC, Fatah. Teknologi Pendidikan. Semarang: Rasail. 2005

Tidak ada komentar:

Posting Komentar